BLOOD OUR CLASS

BLOOD OUR CLASS

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 23, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
Kelas 12 KA 5, SMK Harapan Jaya. Ruang belajar yang awalnya penuh canda, kini berubah jadi panggung pembantaian. Hari-hari menjelang kelulusan seharusnya jadi momen paling membahagiakan. Tapi semua berubah saat salah satu dari mereka ditemukan tewas mengenaskan di gudang sekolah. Disusul kematian lain. Lalu yang lainnya. Terjebak di dalam sekolah tanpa sinyal dan akses keluar, satu kelas mulai saling curiga. Siapa yang bisa dipercaya? Siapa yang bakal selanjutnya jadi korban? Saat rahasia mulai terbongkar, semua menyadari Mereka tidak sekadar jadi target. Mereka sedang diadili.
All Rights Reserved
#91
abusive
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Shadow in the Lab
  • My Perfect Model ( Republish )
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Defiant [END]
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines