Bagi seorang perempuan, memilih suami bukan sekadar memilih pasangan hidup, tapi memilih tinggal di surga... atau terjebak seumur hidup di neraka yang tak bersuara.
Ana, dosen muda yang cantik, tenang, dan rasional, percaya bahwa cinta bukan hanya perasaan manis yang ditunggu., tapi pion, dalam pertempuran prinsip, dan logika.
Sebuah surat cinta dari tahun 2015 nyaris membekas seumur hidupnya. Sepuluh tahun kemudian, surat itu menyeretnya kembali ke labirin yang lebih dalam dan berliku, menghadirkan dua lelaki dengan kehangatan dan kegelapan mereka masing-masing.
Ana tak lagi memilih hanya dengan hati. Ia memilih dengan kepala dingin, luka yang dikalkulasi, dan logika yang diasah menjadi senjata. Karena ia tak ingin sekadar jatuh cinta.
---------------------------
"Labirin Berduri" adalah novel yang akan membuatmu merasakan kupu-kupu menggerayangi kalbu, dan bisa memantik wawasanmu, dengan beberapa disiplin ilmu.
Besar harapan saya, novel ini bukan hanya sekedar bahan bacaan, tapi bahan refleksi, dan menjadi ruang renung bagi pembacanya. -Ananda