TITAH SABDA

TITAH SABDA

  • WpView
    Reads 6,083
  • WpVote
    Votes 420
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 2, 2026
"Yo karepku seh! emange urip kudu nang keraton terus? kita iku perlu 3 R, relasi, refleksi, rebahan! Ora gaweane sendiko dawuh terus," cowok itu menjeda kalimatnya sebentar "Many things shape us into better people, beyond the chains of ancient traditions. But knowing where we stand and adapting swiftly - that's what allows the modern and the traditional to walk side by side, without one overshadowing the other." Keraton, bau dupa yang semerbak, wewangian dari berbagai macam bunga di seluruh penjuru keraton, serta teman jauh dari kolonial jepang adalah perpaduan yang sangat unik untuk hidupnya seorang bangsawan muda diera modern saat ini. Hidup Nala, sentana dalem yang prinsipil dan selalu percaya diri, seolah dunia tunduk di bawah langkahnya langsung berubah saat berhadapan dengan Nirmala, penari abdi dalem yang hobinya prengat-prengut. *** "Pancen yo wedok kui ora crito tapi plerak-plerok tur nyolot'an!" "Opo?! Ra trimo?! Gathel kowe!" Ketika cinta mereka tumbuh, bahaya pun ikut lahir. Kini Nala dan Nirmala harus memilih: menyerah pada takdir... atau melawan, meski risikonya adalah kehilangan segalanya. *** "Cah ayu... wektune wes cedhak...ora usah mlayu yo..."
All Rights Reserved
#1
jokes
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LILIANA YEAMORA ||WOOHYE [END]
  • Attakai Café (✓)
  • Notifikasi Cinta (Tamat)
  • Her Wings / TAMAT
  • Happiness [END✔]
  • Hujan Semakin Deras
  • Hear My Song (TAMAT)
  • Akad Pernikahan
  • THE BLITZ
  • DADDY SITTER (Putih Abu Go!)

Liliana Yeamora datang ke sebuah desa kecil dengan satu hal: rahasia. Ia menyewa kontrakan di ujung sawah, membawa uang lebih dari cukup, dan alasan yang tak pernah ia jelaskan. Liliana tidak mencari cinta, pengakuan, atau tempat berpijak. Ia hanya ingin hidup-tanpa membawa nama yang selama ini menghancurkannya. Namun di tempat yang asing itu, satu pertanyaan perlahan muncul: akankah Liliana menemukan rumah yang tak pernah ia miliki- dan siapakah yang akhirnya ia sebut rumah?

More details
WpActionLinkContent Guidelines