"Aku nggak butuh Ayah kembali. Aku cuma ingin ia berkata satu hal: Maaf." -Alyssa Natalia Dewi
Lily adalah nama panggilan kesayangannya dalam keluarga, ia tumbuh dalam rumah yang dulu hangat-kini dingin dan kosong sejak Ayah tak pernah benar-benar pulang. Setelah menyaksikan ibunya terluka, adiknya meninggal saat lahir, dan keluarganya perlahan retak, Lily hanya memendam satu harapan kecil: mendengar kata "maaf" dari sosok yang paling ia rindukan.
Bersama sang kakak Edgar, ia belajar bertahan dalam luka yang tak pernah sembuh. Tapi bagaimana jika yang ditunggu... tak pernah benar-benar kembali?
Sebuah kisah tentang kehilangan, harapan, dan suara hati seorang anak perempuan yang tumbuh tanpa pelukan-dan tanpa kata-kata yang seharusnya pernah ia dengar.
All Rights Reserved