THE WAY HE HELD ME

THE WAY HE HELD ME

  • WpView
    Reads 7,462
  • WpVote
    Votes 650
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 24, 2025
Sinopsis: Sheva Anindya Athaya tumbuh sebagai gadis dari keluarga terpandang yang punya segalanya-kecuali kestabilan dalam dirinya sendiri. Sejak kehilangan sang mama, Sheva hidup bersama ayahnya yang terlalu sibuk melindungi... tapi tak benar-benar mengerti. Borderline Personality Disorder membuat Sheva selalu merasa hancur saat ditinggalkan. Sedikit saja abaian, sedikit saja perubahan nada suara, bisa membuat dunianya runtuh. Ia menyakiti dirinya sendiri diam-diam, berharap rasa sakit bisa menenangkan luka yang tak terlihat. Hidup Sheva berubah saat bertemu dengan Raydan Atma Dirgantara-anak tunggal dari seorang psikolog terkenal. Tapi Raydan bukan versi laki-laki yang sabar dan halus seperti ayahnya. Ia kasar, meledak-ledak, dan punya amarah yang mengerikan pada siapa pun yang menyakiti Sheva. Ia tak ragu membentak, bahkan mengancam keluarga Sheva sendiri jika mereka tak paham betapa rusaknya dunia dalam kepala Sheva. "Kalau kamu nggak bisa sayang sama diri kamu, aku bakal bikin semua orang takut buat nyakitin kamu."
All Rights Reserved
#117
fatqeel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT
  • Blueprint Pelarian Villain

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines