Gikhan
  • WpView
    Reads 240
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 22, 2026
¶ SEBELUM BACA YUK FOLLOW DAN VOTE SETIAP CHAPTER SEBAGAI BENTUK PENGHARGAAN BUAT AUTHOR YANG CAPEK CAPEK MIKIR ALURNYA,YA WALAUPUN ADA YANG TIDAK MASUK AKAL DALAM CERITANYA¶ ∆setelah end cerita ini bakalan aku revisi agar cerita nya lebih baik∆ 📖 tentang perempuan cantik yang mencintai lelaki populer yang bernama Arkhan 📖 tapi sayang nya Arkhan tidak mencintai nya dia malah mencintai sahabat nya sendiri yang bernama pina 📖 dan kalian bisa lihat penyesalan Arkhan karena sudah menyia nyiakan gina bagaimana dengan kisah kelanjutan nya??ayuk langsung baca ❗⚠️DI LARANG PLAGIAT⚠️❗
All Rights Reserved
#51
possesiv
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INTROVERT ITU PACARKU [Seni Memahami Caka] || [ON GOING]
  • Antagonis Mommy
  • Berandalan. END [✓] || KEONHYEON★
  • CINTAKU NYANGKUT KE JURAGAN EMPANG (BXB)
  • Sweet Home -Tentang Kita yang Memilih Tinggal NOMIN FT JISUNG
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)
  • Oneshot XingQiu/Qiu Harem
  • Boys In The Kost
  • THE DARK SIDE GAVIN

Masa kuliah Lima yang B aja berubah saat dia kena angin antah berantah hingga membuatnya merhatiin Caka terus-terusan. Cowok pendiam-teman sekelas yang selama ini bahkan nggak masuk daftar cameo dalam hidupnya. Nggak cukup disana. Semesta yang kadang kidding malah memperkenalkan mereka di ruang komputer gara-gara donat sialan yang bikin Lima kelabakan kayak ayam mau bertelur sembilan. Ganteng? Baik? Atau karena glowing paripurna sampai ada grup kampus buat penelitian kulit Caka? Enggak! Lima nggak mikirin semua itu waktu pertama kali berhadapan dengan Caka sedekat itu. Justru manik leher Caka yang membuatnya ternganga lupa kalau cowok itu bukan siapa-siapa. Anehnya, sejak kejadian ruang komputer itu, kebetulan-kebetulan lain muncul seperti semesta merestui interaksi kecil mereka. Sampai puncaknya, gara-gara mulut lemes Sora, lidah Lima malah kepleset ngajakin Caka pacaran. Nggak ada briefing. Nggak ada persiapan. Semuanya serba tiba-tiba kayak tahu bulat di goreng dadakan. Awalnya pesimis, cowok itu bakal nolak dia dilihat dari kepribadiannya dalam kelas. Tapi nyatanya Caka bilang 'Ya'. Dan dari satu kata 'ya' itu, hubungan seorang Lima yang cerewet, neting-an dan posesif dengan Caka yang kalem, lempeng, lurus-lurus aja, dimulai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines