BALKON SEBELAH - Jaerose AU

BALKON SEBELAH - Jaerose AU

  • WpView
    Reads 3,297
  • WpVote
    Votes 460
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 30, 2026
Di balik tembok pembatas dua balkon kecil itu, dua dunia yang tak sengaja bersinggungan. Rachel, magang di agensi musik. Ravin, mahasiswa tingkat akhir yang kalem dan rasional, tak pernah peduli urusan hati-hingga suatu malam, matanya menangkap sebuah sticky note kecil di pot lavender milik Rachel yang terletak di atas tembok pembatas. Hanya secarik kertas, tapi cukup untuk membuka komunikasi diam-diam di antara mereka. Tapi mungkinkah sesuatu benar-benar tumbuh dari hal sekecil itu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • EVANESCENT
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines