Twisted Paradise: The Red Line Between Us

Twisted Paradise: The Red Line Between Us

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 12, 2026
'If I told you the truth, would you still let me hold your hand, or would you call it betrayal?' 'I mistook control for comfort. That's how monsters win, isn't it?' -- Ada yang rusak dalam diri Nora. Tapi tidak ada yang pernah bertanya kenapa. Ia menyimpan senyum rapi, gelar kehormatan, dan luka yang dibungkus dalam kata-kata terapi. Tenggelam dalam kesibukannya sebagai editor, pemegang kendali penuh dibalik layar cerita orang lain terbit dan merangkul jiwa lainnya. Namun, suatu hari di musim panas, ketika cinta yang di harapkan bertumbuh, pintu masa lalunya terbuka kembali, semuanya mulai hancur. Lalu datanglah Julian Suhardjo. Lelaki dengan mata yang seolah mengenali kehancurannya. Terlalu tenang. Terlalu penuh jeda. Terlalu akrab dengan gelap. Tidak ada yang tahu dari mana ia datang. Atau apa yang ia tahu. Tapi kehadirannya membangkitkan ingatan yang lebih menyeramkan dari mimpi buruk. Dan satu per satu masa lalu mulai berbicara. Ada benang merah yang mengikat mereka. Tapi tak semua benang ditakdirkan untuk cinta. Twisted Paradise: The Red Line Between Us adalah kisah tentang luka yang dipeluk terlalu lama, dan kebenaran yang terlalu busuk untuk diucapkan. Ini bukan tentang siapa yang bersalah. Tapi siapa yang cukup kuat untuk tetap hidup setelah semuanya terbuka. TRIGGER WARNING-- Before you enter this story, know this: Some parts are not gentle. Some memories hurt. And some characters were never meant to save you. This book explores psychological manipulation, trauma, abuse, sexually explicit, and emotional collapse. If you are not ready to bleed with them, it's okay to walk away. Please read with caution, you've been warned.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Dangerous Deal S1-S2 (on going)
  • Almost Married (On Going)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Define the Relationship
  • EKSKALASI
  • NINGRUM
  • Nakula
  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines