Mrs. Adam

Mrs. Adam

  • WpView
    Reads 757
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 16, 2015
"Walaupun ini tangga darurat, bukan berarti pegawai rendahan sepertimu berhak teriak-teriak di dalamnya. Karena seorang pegawai bukan lagi mahasiswa bodoh yang kerjanya hanya teriak-teriak." Tegur seorang pria secara tiba-tiba yang berpapasan dengan Vanesya di tangga darurat. Vanesya yang dapat teguran keras bagai di siram air es satu ember karena kata-kata pria barusan. Vanesya yang sedari tadi hanya menunduk menaiki tangga secara langsung mendongak. Matanya bersitatap dengan si empunya suara serak. Perfect tapi mulut preman, itulah yang terlintas di benak Vanesya. Vanesya tersinggung sangat tapi di tahannya. Karena dia tahu pria dengan jas lengkap tanpa kalung pengenal divisi pastilah orang penting di gedung ini. Vanesya hanya bisa membalas dengan berhenti dan menunduk.
All Rights Reserved
#203
adam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOUCHED (End)
  • My Big Boss
  • Breathless [Claudia Jasmine]
  • Sleeping With My Boss
  • Perfect Love (Angkasa Kehidupan_Completed✔)
  • Aslan, Are you my last love?
  • Edgar : Between Chaos and You
  • THE TWINS

Cerita hanyalah fiktif belaka, jika ada kesamaan nama, kejadian dan tempat maka itu adalah unsur ketidaksengajaan Hanum harus merasakan pahit ditinggalkan oleh suaminya dalam kecelakaan saat pergi bekerja. Bersama dengan anaknya Azka yang baru berumur 3 tahun, Hanum yang berusia 28 tahun harus menjadi ibu dan berusaha membuat Azka tak pernah merasa kekurangan terhadap sosok ayah. Namun ketika kesempatan kedua datang, di waktu yang tidak pernah ia sangka, dengan orang yang tidak pernah terlintas dalam benaknya, akankah ia menyambutnya? ○○○ Menyandang status "duren" alias duda keren di kantor selama 8 tahun bukan hal yang mudah bagi Andre. Selain ia tahu bahwa kisah perceraiannya akan menjadi bahan gosip sepanjang masa, sudah tak terhitung perempuan-perempuan yang mencoba flirting mencari perhatiannya. Di usia 40 tahun bukannya tertarik Andre justru semakin ingin menarik dirinya dari dunia luar selain rumahnya dan kelompok bersepedanya, malas berurusan dengan semua itu. Namun tidak ketika melihatnya, Andre justru ingin berlama-lama melihat sosoknya, memang benar entah kenapa tapi merasakan nyaman tanpa alasan itu memang ada.

More details
WpActionLinkContent Guidelines