Bayangan Tanpa Nama

Bayangan Tanpa Nama

  • WpView
    MGA BUMASA 17
  • WpVote
    Mga Boto 13
  • WpPart
    Mga Parte 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Aug 4, 2025
"Semua orang punya nama. Tapi tidak semua nama membawa cahaya." Azka Elvarein bukan siapa-siapa... secara resmi. Tak ada data, tak ada arsip, tak ada sejarah. Tapi entah kenapa, dia diterima di sekolah paling elit di negeri itu-Virelia High-dengan kode yang hanya dimiliki oleh orang-orang berbahaya. Virelia bukan sekolah biasa. Di balik dinding elegannya tersembunyi para pewaris, penipu, agen, dan musuh negara yang sedang "belajar hidup normal". Saat kasus-kasus aneh mulai muncul dan murid-murid mulai menghilang, Azka menyadari satu hal: Dia bukan satu-satunya yang menyamar. Ada bayangan lain yang berjalan di lorong sekolah. Bayangan tanpa nama. Dan itu... sedang mencarinya.
Public Domain
#5
identitasganda
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • "Beneath Her Forbidden Touch"
  • BACKSTREET
  • REGAN's Crazy Wife
  • Chana's Transmigrasi
  • Change The Plot (Niel)
  • Mission
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {End}
  • Drama di Pintu Kosan

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman