- sebuah cerita pendek
Dara tak pernah menyangka, dua malam di kursi pojok café bisa mengubah segalanya. Lewat kopi gula aren, senyum barista bernama Raja, dan percakapan sederhana yang terasa hangat, ia pelan-pelan jatuh. Bukan pada seseorang saja, tapi juga pada perasaan yang tak sempat dinamai.
Cerita ini adalah tentang jatuh hati yang tidak terburu-buru. Tentang hangat yang lahir dari hal-hal kecil. Tentang seseorang yang hadir, sebentar, tapi membuat segalanya berubah.
Karena cinta, kadang tak butuh waktu lama. Cukup dua malam. Cukup satu kursi pojok. Cukup satu Raja, dan satu Dara.
All Rights Reserved