Senja yang Merona

Senja yang Merona

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 1, 2026
Di kota kecil yang disapu angin laut dan langit jingga setiap sore, Senara Seandra menjalani hidup sebagai siswi SMK yang tampak baik-baik saja-anak pertama yang pintar, tenang, dan selalu bisa diandalkan. Tapi di balik semua itu, ia menyimpan kehampaan yang sulit dijelaskan. Keluarga lengkap tak selalu berarti rumah yang hangat. Di balik meja makan yang ramai, Senara merasa seperti bayangan yang tak pernah cukup sempurna di mata kedua orang tuanya. Hubungannya dengan adik perempuannya, Bianca, pun lebih sering dipenuhi diam-diaman yang kaku. Di sekolah, Senara menemukan pelarian di antara teman-teman kecilnya dan pantai tempat ia sering menulis puisi dan menatap senja. Di situ ia bertemu dengan seseorang yang perlahan membongkar dinding yang ia bangun tinggi-namun seperti senja, segalanya tak pernah bisa bertahan lama. Dalam pergumulan antara menjadi anak baik, menjadi diri sendiri, dan berani mengejar yang diinginkan, Senara harus memilih: tetap menjadi "cahaya" bagi orang lain, atau akhirnya belajar mencintai cahayanya sendiri-meski itu berarti mengecewakan banyak orang.
All Rights Reserved
#128
dirisendiri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines