OSIS - OUR SILENCE IS SCREAMING

OSIS - OUR SILENCE IS SCREAMING

  • WpView
    Reads 143
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 25, 2025
Sekolah bukan tempat untuk bertumbuh, tapi untuk bertahan. Aira menyimpan yang tak seorang pun benar-benar tahu. Di tengah suara-suara yang saling berlomba ingin didengar, Aira memilih diam. Tapi apakah diam berarti lemah? Ketakutan, ekspektasi, dan bisikan di kepalanya, apakah ada ruang untuk seseorang yang berbeda?
All Rights Reserved
#10
thrillerremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello, Mr. Mafia!
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • Shadow in the Lab
  • Bound to Him
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • My Perfect Model ( Republish )
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Defiant [END]
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

More details
WpActionLinkContent Guidelines