PETANI MUDA PERINTIS, BUKAN PEWARIS

PETANI MUDA PERINTIS, BUKAN PEWARIS

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Aug 10, 2025
🌱 Petani Muda: Perintis, Bukan Pewaris 🌱 Ketika banyak orang mewarisi ladang, Arga memilih mencangkul dari nol. Setelah hidup penuh kegagalan di kota, Arga Wijaya-pemuda 24 tahun-memutuskan pulang ke desa, bukan untuk menyerah, tapi untuk memulai. Ia kembali tanpa harta, tanpa lahan warisan, hanya dengan tekad dan keyakinan bahwa tanah yang lama terlupakan bisa menjadi ladang masa depan. Di desa Wanaraja, ia bertemu Nisa, penyuluh muda yang melihat semangatnya berbeda dari kebanyakan. Bersama, mereka menghadapi cibiran warga, tantangan alam, dan mentalitas lama yang memandang rendah petani muda. Arga bukan hanya bertani-ia membuktikan bahwa keringat perintis bisa lebih bernilai daripada warisan. 🌾 Novel ini cocok untuk kamu yang mencintai perjuangan, pertanian, dan kisah hidup penuh tekad. Apakah tanah itu keras? Ya. Tapi lebih keras lagi tekad Arga untuk mengubahnya menjadi harapan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Side Character Syndrome
  • S Di Antara Dua N
  • Ervan Carolline
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • GHOST FACE: NEXT, ARE YOU READY? (21+) ✔️
  • [TAMAT] Help, I'm a Zombie!
  • AVISENA
  • SALAH OBAT
  • The Last Antagonis
  • 𝗗𝗲𝗸𝗮𝗽𝗮𝗻 𝗦𝗮𝗻𝗴 𝗗𝗲'𝗔𝘁𝗵𝗼𝘀

[NOT BL] FOLLOW DULU SEBELUM BACA. AGAR AKU SEMANGAT UP. Seorang mahasiswi biasa tiba-tiba terbangun dalam dunia novel yang pernah dia baca. Sebuah cerita penuh konflik, kekerasan geng, balas dendam, dan akhir tragis bagi NPC. Dia berniat hanya menjadi pengamat, hidup tenang, dan menghindari masalah. Namun semuanya berubah ketika dia bertemu dengan Ketua Geng paling ditakuti, sosok dingin yang akan mengakhiri hidupnya. Tanpa dia sadari, sikapnya berbeda membuat hubungan mereka berubah. Begitu pula dengan tokoh lain. Setiap tindakan yang dia lakukan menciptakan alur baru yang menghampirinya. Apakah akhir tragis yang seharusnya terjadi padanya berubah? Atau justru malah mempercepat tragedi itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines