Not Me, But Me

Not Me, But Me

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 9, 2025
Rian Leonardo Nevandra, anak angkat yang terbuang, mengakhiri hidupnya dari lantai 40. Namun saat membuka mata, ia justru terbangun di tubuh Ryan Alviano Adijaya-remaja SMA pewaris keluarga kaya yang menabraknya. Satu tubuh, dua jiwa, dan masa lalu kelam yang perlahan terbongkar. Hidup Rian belum berakhir... justru baru dimulai. ⚠ Please Note This story contains religious elements, including scenes and dialogues that may be uncomfortable for some readers. However, this is purely a work of fiction.
All Rights Reserved
#366
filosofi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines