Perempuan Tanpa Nama

Perempuan Tanpa Nama

Season 1 of 3
  • WpView
    Membaca 118
  • WpVote
    Vote 22
  • WpPart
    Bab 11
WpMetadataReadDewasaLengkap Sen, Agt 4, 2025
Dia tidak memulai apa-apa Dia hanya berdiri di tempat yang seharusnya kosong, sampai seseorang mengisinya, dan orang lain menyalahkannya. Cerita ini bukan tentang siapa yang bersalah, bukan juga tentang siapa yang menang. Ini adalah potongan-potongan dari perempuan yang tidak pernah disebut, tidak pernah diberi ruang, tapi paling mudah untuk disalahkan. Ia tidak berbicara untuk membela diri, Ia menulis, agar perempuan lain tahu: jika kamu pernah berada di titik ini, kamu bukan sendiri. "Saya tahu saya salah berada di tempat yang salah. Tapi saya juga tahu, saya ingin pulang ke diri saya, ini bukan tentang cinta, ini tentang kembali utuh untuk saya."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
SeriLengkap

PEREMPUAN TANPA NAMA

  • Bagian 1
    11 bab
  • Sebentar
    Bagian 2
    9 bab
  • Langkah
    Bagian 3
    9 bab
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • π‘³π’Šπ’“π’Šπ’Œ π‘³π’‚π’ˆπ’– : πΈπ‘π»π‘Œπ‘ƒπΈπ‘ ε·›Λ’β±βΏαΆœα΅‰β‚‚β‚€β‚‚β‚€
  • pak dosen
  • ZARKIEL
  • Dua Pilihan(Deva Kiara)
  • Ara
  • Leonids
  • Dosen itu suamiku {SALMA X RONY}
  • malaikat kecil

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR Β©2026

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan