Transmigrasi ke Masa Majapahit

Transmigrasi ke Masa Majapahit

  • WpView
    Membaca 29
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Agt 6, 2025
WARNING‼️ Semua yang ada di dalam cerita ini hanyalah fiksi belaka, mohon bijak dalam membaca yah. 😉✨ ❝Di panggung politik 2025, mereka memanggilku Srikandi Senayan. Aku ahli strategi, negosiator ulung, dan singa betina yang lapar kekuasaan. Aku pikir aku sudah melihat semua jenis pengkhianatan, hingga satu peluru membuktikan aku salah.❞ Satu kedipan mata, dan panggung politik Jakarta berganti menjadi pendopo agung Majapahit abad ke-14. Tubuhku bukan lagi milikku, melainkan milik Dyah Pitaloka, seorang putri raja yang dianggap lemah, penyakitan, dan ditakdirkan hanya untuk menjadi pion dalam pernikahan politik. Tapi mereka salah besar. Di dalam raga yang rapuh ini, bersemayam jiwa seorang politikus modern yang menolak untuk tunduk. Istana yang penuh intrik ini bukanlah penjaraku. Ini adalah arena pertarungan terbesarku. Dengan pengetahuan sejarah sebagai senjata dan strategi modern sebagai perisai, aku tidak akan hanya bertahan hidup. Aku akan bermain. Mereka pikir mereka bisa mengendalikanku? Mereka akan segera tahu, bahkan di zaman para dewa dan raja, permainan politik tetaplah permainan politik. Dan aku, datang untuk menang.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#580
timetravel
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • The Palace Stewardess
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • Asmaranala
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental
  • SUAMI KAISAR
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑��𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Duchess of Valtor

Kapan nikah??? Mungkin bagi Linda itu adalah pertanyaan tersulit di abad ini untuk dijawab selain pertanyaan dimana sebenarnya jasad I Gusti Ketut Jelantik dikebumikan. Kurangkah dia berikhtiar? Lalu apa namanya kegiatan blind date yang harus Linda lakoni setiap akhir pekan selama empat bulan, tentu atas prakarsa sang Mama tercinta. Apa juga salah Linda jika hingga saat ini tidak menemukan sosok pria dari pasangan Blind date yang cocok. Giliran Linda merasa cocok malah si pria yang merasa tidak cocok. Apalagi tidak jarang justru pria aneh yang ditemuinya. Walaupun memang kelakuan murid - muridnya jauh lebih aneh. "Mama nggak mau tahu, pokoknya kamu harus ketemu anak temen mama weekend ini. Nggak ada alasan, Titik!!!" "Please Mama, Linda capek, libur dulu deh dua Minggu yaa... yaa... pulang ke Bandung weekend itu bikin darah tinggi, macet parah Mama!" "No... No... No!!!" "Mama... Ah pusing... Linda mending kabur aja!!!" "Ide bagus itu, kalau bisa pergi ke tempat yang Mama nggak bisa hubungin kamu!!! Yang jauh biar kamu sekalian dipecat jadi ASN!" Percakapan antara aku dan Mama yang berjarak sekitar 152 km itu dalam sekejap berubah berjarak ratusan tahun. Aku akhirnya benar-benar berada di tempat yang tak akan terjangkau bahkan oleh Mama. Berada di kerajaan dengan catatan sejarah paling berdarah. Apakah aku telah dikutuk oleh ibuku seperti Malin kundang? Atau karena namaku MALINda Rengganis Puteri, jadi nasib kamipun sama? "MAMA... LINDA MAU PULANG!!!" PERHATIAN!!! Jangan terlalu mempercayai apa yang anda baca. Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada beberapa kesamaan nama, tokoh, karakter, tempat, waktu dan peristiwa berarti sebagian cerita diangkat dari kisah nyata dalam sejarah.Tidak ada kesengajaan untuk membuat kontroversi tetapi hanya bermaksud sebagai hiburan semata.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan