Alena hanya ingin satu hal: keluarga.
Ketika keluarga Djoanda mengadopsinya dari panti, ia pikir hidupnya akhirnya berubah.
Rumah besar, kakak kembar, dan orang tua yang "menerimanya"-
Namun, semakin lama ia tinggal di sana, semakin ia sadar...
tidak semua sapaan berarti kehangatan.
Di balik senyuman Ibu Djoanda, ada ambisi yang tersembunyi.
Dan di balik status "anak", ada peran yang harus Alena jalani.
Ia bukan diinginkan.
Ia... hanya dibutuhkan.
Di rumah itu, Alena harus memilih:
bertahan demi arti keluarga,
atau pergi demi menemukan dirinya sendiri.
All Rights Reserved