Earth, Wind, & Fire (Chapter A)

Earth, Wind, & Fire (Chapter A)

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Mon, Aug 4, 2025
Pernahkah kamu merasa hidup berjalan begitu saja-pagi datang, malam pergi-tapi hatimu tetap terasa kosong? Pernahkah kamu tersenyum di hadapan banyak orang, tapi diam-diam ingin menangis saat sendirian? Earth, Wind, & Fire bukan kisah kepahlawanan. Ini adalah catatan jujur tentang jatuh, kehilangan arah, dan berusaha pulang ke diri sendiri. Ditulis dengan suara hati yang pelan namun dalam, tulisan ini mengangkat hal-hal yang sering kita simpan rapat: luka-luka kecil yang tak terlihat, pertanyaan tentang makna hidup, rasa lelah yang tak bisa dijelaskan, dan orang-orang yang datang hanya untuk pergi. Setiap babnya adalah ajakan untuk berhenti sejenak dan bernapas. Bukan untuk menyelesaikan segalanya, tapi untuk menerima bahwa tidak apa-apa jika belum selesai. Bahwa menjadi manusia bukan soal selalu kuat, tapi soal berani mengakui saat kita rapuh. Tulisan ini untuk kamu yang ingin merasa ditemani-tanpa perlu banyak kata. Karena kadang, yang paling menyembuhkan adalah perasaan: "Aku tidak sendiri."
All Rights Reserved
#327
self
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satu Detak Jantung Lagi
  • ATHARRAZKA
  • Cinta dalam Doa [TERBIT]
  • Takdir Cinta Hana
  • (Bukan) Suami Idaman
  • NAURA (Tepaksa Jadi Yang Ke Dua)
  • Z&Z ( Zayyan & Zayra ) [END]
  • Unpredictable Husband (END)
  • Atharrazka 4: Abyzar
  • SATU NAMA DALAM DO'AKU

SPIN OFF || SENI MENATA HATI One more heartbeat, sepenggal kisah tentang kesempatan untuk memperbaiki kesalahan, memaafkan, dan mencapai mimpi yang belum terwujudkan. Selagi napas itu masih berembus, detak itu masih berdebar, maka tidak ada jeda untuk berkawan dengan keputusasaan. Setiap denting jam yang berdetik dan setiap denyut jantung yang berdetak adalah bagian dari peruntungan takdir. Garis kehidupan yang penuh akan teka-teki dan keajaiban. Ibarat dua mata uang, berbeda tapi saling menyelaraskan. "Aku hanya perlu satu detik untuk mengembalikan satu detak jantung yang sempat hilang dari celah kosong hati yang kini terasa gamang." -Niskala Hamsya Alshameyzea- Published ; 01 Maret 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines