Pacarku kades gen z

Pacarku kades gen z

  • WpView
    Reads 2,471
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 6, 2025
Naira Syahira, mahasiswi asal Jakarta, awalnya ogah-ogahan saat ditempatkan KKN di Desa Tegalwira. Menurutnya, desa itu kuno, sepi, dan nggak ada sinyal. Tapi semua persepsi itu runtuh sejak ia bertemu Rayyan Ardiansyah Putra-cowok 24 tahun, kepala desa termuda se-kabupaten, berkarisma, doyan mancing, dan... viral di TikTok karena suka bagi sembako sambil nyanyi lagu indie. Awalnya Naira menganggap Rayyan hanya "cowok desa yang terlalu niat konten", tapi lama-kelamaan, kepribadian Rayyan yang santai, cerdas, dan penuh tanggung jawab berhasil bikin Naira luluh. Apalagi Rayyan selalu hadir saat Naira butuh bantuan, dari hal remeh sampai hal penting.
All Rights Reserved
#22
kades
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines