Sepi Yang Akhirnya Berwarna

Sepi Yang Akhirnya Berwarna

  • WpView
    Membaca 27
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 26
WpMetadataReadLengkap Sab, Sep 27, 2025
WpInfo
Fiksi Penggemar
Keisya Marakarya terlihat punya segalanya,wajah menawan, keluarga konglomerat, dan kehidupan yang dipenuhi kemewahan. Ayahnya, Louis Marakarya, seorang pengusaha ternama; ibunya, Rita Sendrika, mantan penyanyi terkenal yang kini memimpin brand fashion 'LRKei'. Namun di balik semua itu, Keisya menyimpan kehampaan yang tak seorang pun tahu. Sebagai mahasiswi tahun kedua, Keisya menjalani hari-harinya tanpa sahabat dekat, tanpa tempat berbagi. Kepercayaan yang dulu pernah ia miliki telah hancur berkeping-keping. Kisah cintanya selalu kandas-ada yang hilang tanpa jejak, ada yang runtuh karena restu keluarga tak kunjung datang, dan ada yang pergi hanya dengan alasan: "sudah tidak ada rasa." Keisya pun memutuskan untuk menutup hatinya dari cinta. Namun takdir justru mempertemukannya dengan seseorang yang bukan kekasih, melainkan seorang sahabat yang perlahan mengajarkannya arti percaya kembali. Bukan untuk cinta, melainkan untuk persahabatan sejati yang tak pernah ia duga. Inilah kisah seorang gadis yang memilih berhenti mengejar cinta, tapi akhirnya menemukan sesuatu yang lebih berharga: sebuah persahabatan yang menyembuhkan luka.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • PAMENGKU | NOMIN
  • Possessive Male Lead
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • SAIRISH
  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • I'm Not Just a Figuran
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • Obsession Overdose
  • Journey
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN

Sejak peristiwa itu, para sesepuh menetapkan satu pantangan yang tak pernah berani dilanggar. Tak ada yang benar-benar tahu apa yang terjadi puluhan tahun silam. Yang tersisa hanyalah cerita-cerita "konon" yang diwariskan dari mulut ke mulut. Tentang malapetaka yang selalu datang ketika kedua pamengku berdiri di pendapa yang sama. Tak seorang pun berani mempertanyakan kebenarannya. Hingga Manggala Paramayoga mulai bertanya... Apakah pantangan itu benar-benar ada?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan