Between Us (Eng Ver.)

Between Us (Eng Ver.)

  • WpView
    LECTURAS 29
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, sep 14, 2025
This is about Sumin, who forced to be Jinsik's friends by his parents. Want or not, like or not, Sumin hadn't choice for anything. And because of that, he hate Jinsik without reason. But, it is? Is Sumin will really hate Jinsik? "Whenever you go, I'll come to you. No matter how far I must run to you." --JInsik.
Todos los derechos reservados
#1
jinsik
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido