11 parts Ongoing Hakala, anak laki-laki yang baru masuk SMA ini harus dihadapkan dengan hal yang tak terduga. Tiba-tiba dihadapkan dengan rencana sang bibi, mana disetujui keluarga besarnya lagi.
"Bun.. yang bener aja?"
"Bersosialisasi dengan orang lain aja aku riweh, ini disuruh ngadepin orang gak dikenal terus nganggep saudara, itu gimana ceritanya?!"
___________________
"VA, INI BENERAN LU VA?!" Teriak Nayaka begitu senang.
"Adek Abang udah pulang ya. Jangan lupa pulang lagi ya, dek." Ujar Varo dengan lirih.
Rarasati memeluk seorang anak laki-laki dengan senyum bahagianya, "Akhirnya kamu pulang sayang, mama rindu sekali, hiks.."
"Jangan pergi-pergi lagi ya kak, emangnya kamu mau mama sedih nih"
"Kak Hava, kakak kalau disuruh milih nih ya, lebih sayang siapa? Aku atau Kak Nayaka? JELAS, AKU! Ya kan kak" seru Calvino antusias, dia sangat yakin kakaknya pasti memilih dirinya.
Agak kepedean sebenarnya, tapi gelar sebagai anak bungsu membuat ia semakin yakin akan kebenaran nya.
"Kak, kamu kalau mau beli apa bilang gih sama Papa. Papa janji bakalan beli semua kemauan kamu, tapi dalam batas wajay ya boy, haha" ujar Jericho bersemangat.
Hakala hanya dapat menghela napasnya dan tersenyum memandang mereka, "Maaf, tapi aku Hakala bukan Hava."
(Sebagian deskripsi hilang karena mengandung spoiler)
Mau tau kelanjutannya?