Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
1982
  • WpView
    LECTURAS 578
  • WpVote
    Votos 50
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, may 23, 2026
WpInfo
Ficción
Temas Sociales
Vida Familiar
Discapacidad
Duelo y Pérdida
Penyesalan selalu ada di akhir, dan sekarang aku berada di posisi penyesalan ini. aku terlalu bodoh dalam berpikir dan mengorbankan anak- anakku hanya karena kepentingan diriku sendiri. setiap teriakan, air mata. selalu terngiang-ngiang di kepalaku seperti kaset yang diputar terus-menerus. Jika dibandingkan dengan iblis jahat mungkin aku lebih jahat dari iblis itu. Aku manusia yang tak punya hati, tak punya kemanusiaan, selalu menyakiti anak- anak ku yang tak tau salah mereka dari mana. Anak - anak menganggap ayahnya sebagai pahlawan, superhero untuk dirinya, sedangkan aku, aku bukan pahlawan untuk anak-anak ku, aku hanya iblis yang bertopeng kan manusia. Namun seluas apa hati mereka, mereka sama sekali tak membenciku. Di saat aku memarahi mereka, memukul mereka. bagi mereka aku adalah seorang pahlawan, pahlawan? Pahlawan seperti apa yang selalu memukul anaknya tanpa sebab. Mungkin jika orang melihat perilaku ku terhadap anak-anak ku, mereka akan berkata "kau tak pantas di panggil ayah" mereka akan berkata seperti itu. namun anak anakku selalu berkata "kami sayang sama bapak, kami akan selalu sama bapak" By: mutyyaww 🖋️07 Agustus 2025
Todos los derechos reservados
#56
cerita
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • ATMA FATAMORGANA
  • Stealing My Husband
  • Unexpectedly Yours
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • MOTHER
  • Dua Langit Berbeda
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?! (Hiatus)

🌴🎀 "Di rumah yang asing, mereka belajar bahwa jarak bisa menyusut hanya dengan satu kalimat: Jangan terlalu jauh." "Kadang cinta tidak datang sebagai dentuman... tapi sebagai langkah kecil yang hampir tidak terdengar."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido