BALIKAN, YUK?! [HOONSUK] [END]

BALIKAN, YUK?! [HOONSUK] [END]

  • WpView
    Reads 5,380
  • WpVote
    Votes 602
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Feb 7, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
[TAMAT] ∆ WARNING ∆ • BL • HOMOPHOBIC DNI • Bahasa Kasar • Kissing Scene • Adult Content • Mpreg Cast • Park Jihoon as Dom • Choi Hyunsuk as Sub ◉⁠◉◉ Empat tahun lalu, Park Jihoon dan Choi Hyunsuk adalah pasangan manis di masa SMP. Tapi satu malam yang pahit, disertai ego, cemburu, dan kesalahpahaman, menghancurkan semuanya. Hyunsuk pergi tanpa jejak, meninggalkan Jihoon dengan luka dan penyesalan. Kini, takdir mempertemukan mereka kembali di kampus yang sama. Jihoon, populer dan karismatik, masih menyimpan cinta yang tak pernah padam. Hyunsuk, dingin dan tertutup, menyimpan luka yang belum sembuh. Dapatkah cinta yang dulu retak dipersatukan kembali? Atau justru luka masa lalu akan kembali menghancurkan mereka? Ini bukan sekadar tentang cinta lama yang kembali, tapi bagaimana mereka menyembuhkan, tumbuh, dan mencintai kembali-lebih dalam dari sebelumnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mulih (END)
  • EINSTEIN [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Sweetly Tied
  • Círculo del Destino
  • The Mafia's Sinful Obsession
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • The Last Yes!
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)

GPH Giandra Abisatya Soetjipto, penerus adipati Danadyaksa, tahu bahwa jalan hidupnya sudah ditentukan jauh sebelum ia sempat memilih. Yang tidak ada dalam ekspektasi Gian adalah bertemu dengan Aurea Danika, seorang Senior Consultant dari Jakarta yang sedang rekreasi bersama teman-teman kantornya ke Pura Danadyaksa dan tiba-tiba masuk ke perpustakaan milik pura yang seharusnya tidak terbuka untuk umum. "Dan aku dengan enaknya manggil kamu Gian gitu aja? Aku bakal kena hukum adat kah, Gi? Eh, Gusti?" "Santai aja, Re. Temen-temenku juga udah tau aku siapa tapi masih manggilnya Gian, kadang Bro, kadang Nyet, kadang-serius, Re. Aman aja. Masyarakat Solo aja juga kadang manggilnya Mas, kok. Gapapa, ini bukan zaman kerajaan dulu." Dari perpustakaan tua ke Pasar Gede, dari malam-malam di ruang kerja hingga sarapan bersama keluarga yang tidak pernah mereka rencanakan, Rea dan Gian menemukan sesuatu yang tidak mereka cari. Tapi di balik tembok Pura Danadyaksa, ada kepentingan yang lebih besar dari perasaan dan harga yang harus dibayar untuk setiap pilihan yang dibuat. Mulih : Pulang, kembali ke rumah (Illustrations of Rea and Gian were drawn by @hi.buttery on Instagram)

More details
WpActionLinkContent Guidelines