Yeji mulai memiliki hubungan tidak baik dengan keluarga nya, terutama pada ibu kandungnya setelah memutuskan untuk menikah lagi. Hidupnya cukup bahagia dengan kondisi yang sangat berkecukupan, memiliki ayah tiri yang baik yang menyayangi mereka dengan adil.
Setelah menikah lagi, ibunya meninggalkan Yeji yang berusia 5 tahun bersama dengan neneknya.
Namun dirinya juga dibuat muak dengan sifat diktator neneknya yang sejak dulu hanya ingin Yeji menuruti kemauannya tanpa memikirkan perasaannya sebagai cucu, dan memutuskan untuk hidup sendiri setelah lulus kuliah. Namun, disamping itu kakaknya, Hyunjin tetap membantu keperluan dirinya selama hidup berpisah dari keluarganya.
Dilain sisi, hidup yang sama juga dirasakan oleh Asa. Wanita muda yang baru saja masuk kuliah, memilih berpisah jauh ratusan kilometer dari keluarga karena posisinya yang rumit. Dirinya terlahir tanpa kasih sayang orang tua, tapi amat sangat disayangi oleh neneknya. Setelah pengumuman kelulusannya dan berhasil lolos masuk universitas bergengsi di Korea, neneknya meninggal dunia karena penyakit dan juga usianya yang mulai menua.
Ibunya mengandung Asa di usia yang sangat muda, ya...diluar nikah. Ayahnya memilih pergi, namun saat Asa terlahir, dengan itikad baik dirinya tetap memberikan apa yang menjadi hak nya, kebutuhan materi. Setelah melahirkan, ibunya juga pergi meninggalkan Asa, memilih hidup diluar negeri tanpa sedikitpun ada niat untuk menemui Asa selama pertumbuhannya. Itulah mengapa Asa sangat menyayangi neneknya. Terasa berat meninggalkan negaranya saat itu, namun bertekad karena dirinya harus menyelesaikan pendidikannya.
Disinilah pertemuan keduanya dimulai.
All Rights Reserved