We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Titik Waktu

Titik Waktu

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 9, 2025
WpInfo
Fanfic
1Direction
🧷 𓆩 𝗗𝗜𝗦𝗖𝗟𝗔𝗜𝗠𝗘𝗥 𓆪 Cerita ini adalah fiksi. Semua nama tokoh, tempat, dan peristiwa hanyalah hasil dari imajinasi saya Jika ada kemiripan dengan kejadian nyata, tempat, atau orang yang kamu kenal... itu murni kebetulan. Atau mungkin takdir, siapa tahu? **** Qad Al Noval El Jabar, kerap di panggil El. Dirinya percaya bahwa hidup adalah soal perencanaan, bukan juga suatu kebetulan. Semua harus teratur. Logis. Bisa di kendalikan. Hidup, baginya, adalah deretan tujuan yang harus dicapai dengan strategi. Bukan sekadar berharap pada keberuntungan atau... takdir. Tapi semua itu mulai goyah ketika ia dipertemukan dengan Balqis. Seorang perempuan yang hidupnya justru mengalir seperti air, percaya bahwa segala hal sudah ditulis, dan bahwa semesta tahu ke mana harus membawa kita. Mereka pernah ada di tempat yang sama. Tapi, semesta benar-benar tidak pernah mempertemukannya. Balqis Musaid datang seperti angin yang membolak-balik buku hidup El. Tidak terduga. Tidak bisa dikendalikan. Pelan tapi pasti, kehadirannya membuat El mempertanyakan ulang semua keyakinannya. Tentang hidup. Tentang takdir. Dan tentang rasa kehilangan. Di tengah benturan dua dunia, mereka justru menemukan satu titik yang sama. Mereka sama-sama sedang belajar menerima, mengikhlaskan, dan memaafkan masa lalu yang belum benar-benar selesai. "Kalau pertemuan ini bagian dari 'qadar' gue gak akan lawan. Tapi kalau kehilangan lo juga takdir... gue akan tawar sama Tuhan tiap malam." - El "Tawar-tawar... emang dia barang?" ***** The main character: ⤷ Qad AL Nauval El Jabar ⤷ Balqis Musaid ⤷ Tazkiyatun Nafsiah ⤷ Amarullah ⤷ Liam Qristian ------ Copyright © Alya 2025 Cover by Pinterest Edited by me
All Rights Reserved
#65
harryvaughan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines