The seven Antagonist

The seven Antagonist

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 8, 2025
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
"Dalam sejarah dunia, tak pernah ada satu kelompok yang bisa membuat semua negara bersatu... kecuali untuk satu tujuan, memburu tujuh orang ini." - Dunia menyebut mereka teroris kelas dewa. Tujuh manusia tanpa belas kasih, tak punya tuhan, tak punya rasa takut. Mereka muncul bukan dari langit atau neraka, tapi dari kebusukan dunia yang kalian ciptakan sendiri. - Mereka adalah The Seven Antagonist. Musuh bersama negara. Pahlawan dalam bayang bagi rakyat kecil yang ditindas. - Di layar-layar televisi, mereka adalah ancaman. Dicap sebagai pemicu kehancuran ekonomi global, pembunuhan pejabat tinggi yang korup, dan pemberontakan massal. Setiap presiden, setiap jenderal, setiap organisasi elit dunia, memasukkan nama mereka dalam daftar buronan abadi. Namun di gang sempit, di pabrik yang terbakar, di sekolah-sekolah miskin, nama mereka dibisikkan dengan harapan dan hormat: "Kalau 7A yang datang... berarti keadilan akan turun dengan cara mereka." - Mereka bukan Tuhan. Tapi mereka tahu cara mengguncang dunia. By : Prikboi
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  "The Protector's Legacy: Love, Chaos, and the Choi Heirs
  • Force to Marry the Devil
  • Changed || Caine Chana || FANFIC || S3 ON GOING
  • Terasingkan (On Going) (Slow Update)
  • Ferrell Harland Natio
  • Heir of 24 Hours
  • Transmigrasi: Dion or Daniel (Hiatus)
  • Just A Name
  • Stay with you? Really?
  • The Baby Of Valderic

Jennie mendengus, lalu masuk ke dalam mobil. Saat Lisa hendak duduk di kursi depan samping supir, Jennie tiba-tiba bersuara. "Siapa bilang kau duduk di depan? Kau duduk di belakang, di sampingku. Aku ingin melihat seberapa hebat 'pahlawan' pilihan Appa ini saat aku sedang merasa bosan," perintah Jennie dengan nada meremehkan. Lisa terdiam sejenak, lalu mengangguk. "Baik, Nona."

More details
WpActionLinkContent Guidelines