Velvet SIN

Velvet SIN

  • WpView
    LECTURAS 213
  • WpVote
    Votos 23
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, oct 1, 2025
Asabella selalu dikenal sebagai wanita baik-baik. Hidupnya tertata, karier cemerlang, dan reputasi nyaris tanpa cela. Namun di usia dua puluh tujuh, sebuah kegagalan membuatnya meragukan segalanya-termasuk prinsip yang selama ini ia pegang teguh. Dalam upaya mencari arti dan pelarian, Asabella justru terjerumus ke dalam dunia yang asing: minuman keras, malam panjang yang tak berujung, dan dosa-dosa yang lembut menggoda. Ia tahu, tempatnya bukan di sana. Namun jalan keluar tak lagi terlihat. Yang membuat segalanya lebih rumit adalah Arjuna Gevariel−rekan kerja paling memesona sekaligus pria yang seharusnya tidak ia sentuh. Di antara batas-batas yang kabur dan moral yang mulai retak, Asabella terjebak dalam hubungan panas, rumit, dan berbahaya. Ini bukan kisah tentang cinta yang manis. Ini tentang jatuh−dalam versi tergelap dari diri sendiri. Pertama ditulis : 8 agustus 2025
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status
  • Hello Mr. Komrad
  • Stand by Me
  • Nakula
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Cerita ini ada di paijo juga. --- Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido