Lillah, Tapi Kita Hilang

Lillah, Tapi Kita Hilang

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 10, 2025
Kami pernah saling menggenggam di masa penuh harap dan takut-saling menguatkan saat dunia terlalu bising, saling mendoakan dengan keyakinan yang sama. Kami bicara soal masa depan dengan mata berbinar dan janji yang tak ingin diingkari. Tapi waktu berjalan... dan luka-luka yang tak terucap mulai menjauhkan langkah. Kita tak pernah benar-benar bertengkar, hanya pelan-pelan tak lagi menyelamatkan. Kini, yang tersisa hanyalah diam yang tak bisa dipeluk, dan nama yang masih tersimpan di doa paling rahasia. Dan begitulah hidup: kadang, orang yang dulu kita yakini abadi, justru menjadi kenangan paling sunyi.
All Rights Reserved
#282
toxicrelationship
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora

Zanuel Luca Korzh seorang anak bungsu dari keluarga terpandang di daerah kota ini. Namun, keistimewaannya membuat dirinya berbeda dari anggota keluarganya yang lain. Dia memang dingin, culun, cupu dan bau. Kalau keluarga besarnya mengatakan dia adalah keturunan yang gagal. Ia memiliki satu rahasia yang tidak pernah ada satupun keluarganya tahu, bahwa dirinya masih menyusu memakai dot bayi berwarna bening dengan puting silikon yang enak untuk di hisap baginya. Suatu hari semuanya mulai terkuak setelah cucu bungsu keluarganya itu mulai tinggal di rumahnya. Lantas apakah yang akan terjadi jika keluarganya tahu bahwa ia masih menyusu? Cover by Me with Ibis Paint

More details
WpActionLinkContent Guidelines