We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
MAXTER HALL

MAXTER HALL

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 14, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Pertemuan itu seharusnya biasa saja-namun tidak bagi Alona Kyohart. Bagi gadis yang terbiasa menjaga jarak dari keributan, kehadiran Maxter Hall adalah awal dari segala kekacauan. Maxter, sosok lelaki arogan dan tak tertebak, datang membawa masalah dan kekesalan yang tak diundang. Bagi Maxter sendiri, Alona bukanlah tipe gadis yang menarik perhatiannya-terlalu cuek, terlalu percaya diri, dan terlalu menyebalkan. Tapi entah bagaimana, semakin ia ingin menjauh, semakin gadis itu memenuhi pikirannya. Dua dunia yang saling bertabrakan, dua ego yang saling menolak. Namun, mungkinkah di balik semua kejengkelan itu... tersembunyi perasaan yang tak bisa dijelaskan? Akankah sesuatu berubah... atau justru mereka akan saling menghancurkan?
All Rights Reserved
#108
posessive
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines