The House We Grew In

The House We Grew In

  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 8, 2025
"Kenapa harus 𝑫𝒋𝒊𝒘𝒂 dan 𝑹𝒂𝒈𝒂?" "Karena Bunda mau, Mas dan Adek tau kalau kalian berdua ditakdirkan untuk bersama dan saling melengkapi. Sebab apalah arti Djiwa tanpa Raga, pun Raga tak akan bernyawa tanpa adanya Djiwa" with love, 𝐫𝐞𝐦𝐨𝐨𝐧𝐞𝐥, 2025
All Rights Reserved
#83
sibling
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • The King & The Doctor
  • I Want to Live [END]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Second
  • Given || Ju Jihoon
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines