THE GIFTED MARSYAN

THE GIFTED MARSYAN

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 23, 2025
Damar Atma Wisesa, mahasiswa antropologi yang lahir sebagai suku Sunda, tak pernah menyangka hidupnya akan berubah setelah menyaksikan sebuah "glitch" aneh di kamar kos. Ayahnya, seorang penjaga rahasia tua, mengungkap bahwa glitch itu adalah jejak suku Marsyan-bangsa kuno dari luar Bumi yang pernah datang dan bersatu dengan leluhur manusia demi menjaga keseimbangan alam dan mengembalikan mereka pada rumahnya. Tugas suci mereka sederhana tapi sukar: menjaga sungai tetap mengalir, sawah tetap membentang, dan hutan tetap rimbun. Namun, Damar segera menyadari bahwa musuh terbesarnya bukanlah bangsa asing... melainkan kaumnya sendiri. Sebagian keturunan Sunda asli telah tergoda oleh janji kekayaan dan kekuasaan, merusak alam demi keuntungan, dan membuka jalan bagi kehancuran Bumi. Di antara intrik politik, pengkhianatan darah, dan rahasia kosmik, Damar harus memilih-tetap setia pada asal-usulnya atau melangkah ke Mars sebagai satu-satunya manusia yang diterima suku Marsyan, meninggalkan Bumi yang ia cintai untuk menyelamatkannya dari kejauhan. Sebuah perjalanan antara akar budaya, kebenaran yang terkubur, dan perjuangan lintas dunia akan segera dimulai. Bral, anaking...
All Rights Reserved
#24
glitch
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝔈𝔱𝔥𝔬𝔩𝔬𝔤𝔶 𝔬𝔣 𝔇𝔦𝔰𝔰𝔬𝔠𝔦𝔞���𝔱𝔦𝔬𝔫 || Jayhoon (Pending)
  • Sorry Mr. Husband (END)
  • I Am In Novel?!!
  • Male lead Antagonist
  • TC: Teratai Putih Kembali Populer [END]
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong ) - END
  • Murid Sialan

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines