My Hot Class With Mr. Heeseung

My Hot Class With Mr. Heeseung

  • WpView
    Reads 773
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 9, 2025
🔞Cerita ini mengandung unsur dewasa. Bocil di bawah 21 tahun dilarang keras membaca!!! 🔞 Tumbuh dalam bayang-bayang kesuksesan sepupu yang piawai memainkan biola, aku dipaksa ayah untuk menguasai piano, sebuah ambisi yang tak pernah kurasakan. Bakat musik? Jangankan memilikinya, menyentuh piano saja bagaikan siksaan. Namun, ayah tak peduli. Ia mendatangkan Tuan Heeseung, guru musik privat terbaik di kota, seorang pria dengan pesona yang memabukkan. Awalnya, hanya ada nada-nada yang berantakan dan jari-jari kaku di atas tuts. Namun, seiring waktu, sesi belajar berubah menjadi sesuatu yang lebih intim, lebih panas. Sentuhan tak sengaja, tatapan yang membakar, hingga akhirnya, piano tak lagi menjadi sumber melodi, melainkan saksi bisu pertemuan kulit yang saling bertemu. Hubungan terlarang antara murid dan guru pun tak terhindarkan, sebuah simfoni dosa yang menggema di antara empat dinding ruang musik.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Given || Ju Jihoon
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [END]
  • Second
  • The King & The Doctor
  • I Want to Live
  • Love at Time's Brink
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines