
"Jarak yang Membeku" adalah kisah tentang seorang anak yang tumbuh dengan jarak emosional dari ayahnya. Sejak kecil, hubungan mereka diwarnai tuntutan tinggi, jarang ada pelukan, dan komunikasi yang terasa dingin. Ketika sang ayah meninggal, ia merasa bingung. Tidak sedih seperti yang seharusnya, tapi juga tidak lega. Melalui momen-momen di rumah duka, kilasan masa kecil, dan cerita orang-orang yang mengenal ayahnya, perlahan terungkap sisi lain yang tidak pernah ia lihat: kebanggaan diam-diam, perhatian yang disembunyikan, dan warisan yang dirancang dengan teliti agar anaknya bebas memilih jalan hidup. Cerita ini bukan tentang penyesalan besar atau rekonsiliasi dramatis, melainkan tentang pemahaman yang datang terlambat. Tentang bahasa cinta yang kaku, yang baru bisa dibaca ketika orangnya sudah pergi.All Rights Reserved
1 part