365 Hari Di Bandung Bersamamu

365 Hari Di Bandung Bersamamu

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 26, 2025
Setahun penuh di bandung bukan hanya soal musim berganti, tapi tentang kisah yang tumbuh diantara dua hati yang berjuang memahami arti Cinta Sejati. Naira, gadis cerewet dan sedikit galak itu tak menyangka pertemuannya dengan Rafa, Seorang pria yang di kenal dengan kenakalannya dan juga ketua geng motor akan mengubah hidupnya secara drastis. Ditengah hiruk-pikuk kota bandung, mereka menjalani suka dan duka, menapaki hari dengan harapan dari luka yang kadang tak terduga. Rahasia yang perlahan mulai terbuka, dan perasaan yang sulit diungkapkan membuat perjalanan mereka menjadi cerita penuh warna. Dalam 365 hari itu, mereka belajar bahwa cinta bukan hanya tentang bersama, tapi juga tentang menerima dan melepaskan. Apakah cinta mereka cukup kuat untuk menghadapi segala rintangan yang menghadang? __________________ Semua cerita yang ada disini adalah murni Fiksi. Jika ada cerita yang hampir mirip dengan pengalaman atau cerita orang lain itu HANYA KEBETULAN. Kita tidak bermaksud untuk menurun atau menyalin karya orang lain. Cerita ini adalah murni hasil imaginasi dan kreativitas kita semata. • Semua Karakter dan Cerita adalah fiksi kemiripan dengan orang lain atau kejadian nyata adalah tidak sengaja 🚫PLAGIAT MENJAUH !! 🚫DILARANG PALGIAT ✅ORIGINAL STORY!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines