DEATH PINALTY

DEATH PINALTY

  • WpView
    LECTURAS 63
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ago 11, 2025
Kehilangan kedua orang tuanya, adalah hal yang begitu membekas dalam ingatan Auriga Erlangga. Hidup seorang diri, membuatnya sadar akan pahit manisnya kehidupan. Merasa putus asa, Auriga pada akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kehidupannya. Menurutnya, melompat dari atas gedung adalah pilihan terbaik. sayangnya, bukannya jatuh membentur tanah, ia malah kembali ke tempat semula dalam keadan yang masih utuh. Seorang pria misterius berdiri dibelakangnya, menawarkan sesuatu yang membuat niat awalnya berubah. "Apapun yang terjadi, jangan mencoba untuk berhenti ditengah-tengah permainan ini. Tidak ada jalan kembali, saat kamu menyanggupi semua persyaratan ini".
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • KENRA; Antagonis Pengganti
  • The Grand Duke Obsession (END)
  • MORGAN
  • When The Villain Looks at Me [END]
  • Binar Rembulan~Transmigrasi
  • Perfect Mom, Perfect Wife ♧END♧
  • Terjebak Di Novel Psycopath
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • Perfect Antagonist (end)
  • Transmigrated as the Villainous Omega Prince [ END ]

Bagaimana rasanya terbangun saat cerita sudah TAMAT dan peranmu hanyalah menunggu mati? Kenra, pemuda 20 tahun dengan kehidupan monoton tanpa tujuan, tiba-tiba terbangun dalam tubuh Kenra Farza Alberto-antagonis utama yang sudah kalah total. Sang protagonis sudah menang, pesta sudah usai, dan sekarang hanya tersisa siksaan sel gelap untuknya. Terjebak dalam dosa yang tidak pernah di lakukan, Kenra harus melawan takdir yang jelas-jelas tertulis MATI. Bisakah ia menulis ulang epilognya sendiri di dunia yang sudah tidak lagi membutuhkan kehadirannya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido