Alea Nadira Putri, sang ketua OSIS perfeksionis yang dikenal tegas dan dewasa, mendadak harus menghadapi "teror" baru: Gara Arsenio Abimanyu, ketua kelas yang baru pindah dari Jakarta dengan segudang sifat manja yang bikin Alea naik darah. Bagi Alea, Gara itu seperti anak kecil yang selalu minta diperhatikan dan dilindungi.
Namun, di balik sifat manjanya, Gara menyimpan pesona yang sulit ditolak. Ia perhatian, lucu, dan selalu berusaha membuat Alea tersenyum. Alea pun mulai goyah. Di satu sisi, ia merasa terganggu dengan tingkah Gara yang kekanak-kanakan. Di sisi lain, ia merasa nyaman dan terlindungi saat berada di dekatnya.
Konflik memuncak saat sekolah mengadakan acara amal besar-besaran. Alea yang perfeksionis ingin semuanya berjalan lancar, sementara Gara dengan ide-ide kreatifnya justru membuat Alea kewalahan. Belum lagi, munculnya Rania, mantan pacar Gara dari Jakarta, yang berusaha merebut Gara kembali.
Alea merasa cemburu dan insecure. Ia mulai meragukan perasaannya pada Gara. Di saat yang sama, Gara harus membuktikan pada Alea bahwa ia bisa menjadi dewasa dan bertanggung jawab. Ia harus menunjukkan bahwa cintanya pada Alea tulus dan bukan hanya sekadar rasa nyaman karena dimanja.
Di malam puncak acara amal, Gara melakukan sesuatu yang tak terduga. Ia menggunakan bakat terpendamnya untuk menyelamatkan acara yang hampir gagal total. Alea terpukau. Ia melihat sisi dewasa Gara yang selama ini tersembunyi.
Akhirnya, Alea menyadari bahwa Gara bukan hanya cowok manja yang butuh dilindungi, tapi juga sosok yang bisa diandalkan dan dicintai. Mereka pun bersatu, membuktikan bahwa cinta bisa tumbuh di antara dua orang yang sangat berbeda.
...
All Rights Reserved