(Cerpen) Di Atas Dudukanku

(Cerpen) Di Atas Dudukanku

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Aug 9, 2025
Aku bukan manusia. Aku tak punya mulut untuk berbicara, tak punya mata untuk menangis. Aku hanyalah kursi tua, saksi bisu yang memeluk punggung-punggung yang silih berganti. Dari aroma kopi pagi tahun 1950-an, gejolak politik yang memisahkan keluarga, pesta pernikahan di halaman rumah, hingga sunyi panjang yang membungkus masa tua seorang nenek ... semua pernah kurasakan. Wajah-wajah itu datang dan pergi, meninggalkan berat tubuh, tawa, tangis, bahkan kehangatan yang tak pernah pudar dari serat kayuku. Dan kini, di tangan seorang pemuda yang tak mengenal seluruh masa laluku, aku kembali memeluk kisah baru-tanpa pernah melupakan yang telah berlalu. Di Atas Dudukanku adalah cerita lintas masa, tentang kehilangan, kenangan, dan hal-hal yang disimpan dalam diam.
All Rights Reserved
#154
sejarahindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ​The Emperor's Triple Trouble (Season 2)
  • ONESHOOT 1821+
  • ONE SHORT STORY 21+
  • 𝑨𝑵𝑮𝑲𝑨𝑺𝑨 𝑿 𝑳𝑬𝑨𝑴
  • one shoot
  • Whispers In The Dark
  • Brother 21+
  • SLAVE🔞 (END)
  • Jevano William
  • Third Person

Season 2 dari "The Cold Heart Of Nourth". Sebaiknya baca Season 1 dulu lalu Season 2

More details
WpActionLinkContent Guidelines