Dia istimewa, Seperti jogja

Dia istimewa, Seperti jogja

  • WpView
    LECTURAS 55
  • WpVote
    Votos 26
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, mar 14, 2026
Persis seperti orang bilang, Jogja itu istimewa. Bagi Rian Aditya Pramudita, putra keluarga abdi dalem Keraton Ngayogyakarta, hidup adalah menjaga pitutur dan adat yang diwariskan leluhur. Segala langkahnya diatur tata krama, segala ucapnya dijaga agar selaras dengan budaya. Hidupnya mengalun tenang-hingga kedatangan Fira Anindita, peneliti kebudayaan dari luar kota yang membawa rasa ingin tahu sebesar langit. Fira melihat Jogja bukan hanya dari Malioboro atau Tugu, tapi dari detak gamelan, aroma kemenyan saat upacara, dan kisah yang bersemayam di balik tembok keraton. Namun, saat jarak dan waktu memisahkan, keduanya harus memilih: bertahan demi rasa yang sama-sama mereka jaga, atau melepaskan demi masa depan yang berbeda arah. Jogja tetap istimewa, tapi apakah hati mereka juga begitu?
Todos los derechos reservados
#495
senja
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Lady Mafia
  • Innocent Girl Wants It
  • President's Wife
  • The Cold Ceo's Hidden Heir
  • The Manipulative Girl
  • Heyu : Second Gear
  • Kamu Hanya Milikku
  • GUMI [Completed]
  • Jerico Anderlino

Mati karena tersedak Boba? Sungguh itu cara yang memalukan bagi Zora, pembunuh bayaran profesional dari organisasi 'Crimson Viper'. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua dalam tubuh Rosalind von Astley-seorang putri Duke yang cantik, manja, dan sedang berada di ambang kebangkrutan karena hobi belanjanya yang gila. Rosalind dibenci semua orang, termasuk tunangannya sendiri, Grand Duke Samuel von Valerius, sang "Dinding Besi" yang dingin dan kejam. Zora hanya ingin satu hal: Hidup malas, mewah, dan pensiun dengan tenang. Tapi rencana itu berantakan saat Samuel mulai mencurigai perubahan "calon istrinya". mengapa gadis manja yang biasanya menangis histeris, sekarang bisa menumbangkan pembunuh bayaran. "kau bilang kau hanya suka uang, Rosalind. tapi kenapa saat kau memegang senjata, matamu terlihat lebih hidup daripada saat melihat tumpukan emas?" Bagi Zora, cinta itu mahal. tapi nyawa musuh? Harganya hanya sepuluh ribu koin emas per kepala.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido