Seaoceanic

Seaoceanic

  • WpView
    Reads 1,219
  • WpVote
    Votes 205
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 1, 2025
Tadinya Ace hanyalah seorang penulis yang akhir-akhir ini terkenal di kalangan para remaja. Namun entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba dia bisa terjebak di tubuh salah satu karakter antagonis yang pernah ia buat. Seharusnya dalam cerita itu, tokoh utama dan pemeran pendukung menjauhinya, tapi kenapa yang terjadi justru sebaliknya?! ------- | Cerita ini merupakan imajinasi author. | Cerita ini mengandung Bromance. | Cerita ini bukan cerita BL. | Cover by : cloverraya
All Rights Reserved
#20
ace
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines