YAVIBIRA

YAVIBIRA

  • WpView
    Reads 542
  • WpVote
    Votes 267
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 9, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Yavibira - Ketika Hiragana Menyatukan Dua Dunia Nabira tak pernah menyangka bahwa ruang kelas kecil yang dipenuhi poster hiragana akan menjadi saksi pertemuan yang merubah segalanya. Ia bergabung dengan ekskul bahasa Jepang tanpa niat istimewa semata karena dipaksa temanya. Yavin? Emang dia punya ketertarikan tersendiri. Tapi tatapan tenang Nabira dan cara ia menulis huruf-huruf Jepang dengan penuh ketelitian menyimpan sesuatu yang sulit ditolak oleh Yavin. Mereka lalu tenggelam dalam kehangatan kebersamaan tawa yang mengalun di kantin, detik-detik belajar yang menyentuh keakraban, hingga perjalanan pulang yang selalu terasa terlalu singkat. Namun saat cinta itu mulai terbentuk, sesuatu mulai mengusik. Bukan karena perbedaan pandangan atau tuntutan keluarga saja, tetapi teror dan ancamam dan bayangan masa lalu yang mereka sendiri tak pernah tahu adanya. Saat ego dan ekspektasi menekan hubungan mereka, rahasia yang diam-diam menghubungkan keduanya sebelum mereka sempat mengucap "kita" muncul perlahan. Sebuah kebenaran yang, bila terungkap, bisa menyatukan... atau memisahkan. Apakah cinta yang lahir dari goresan huruf hiragana cukup kuat untuk bertahan di bawah beban rahasia masa lalu? Atau justru cinta itu akan tergerus, terkubur dalam keheningan yang tak pernah mereka sadari sebelumnya? Cerita ini murni pikiran otak saya sendiri Selamat membacaa😇
All Rights Reserved
#107
jepang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines