Gaotu diadopsi di usia yang belum cukup dewasa untuk memahami arti sebuah keluarga baru. Bagi Wenlang, Gaotu adalah adik yang harus dilindungi. Bagi Gaotu, Wenlang adalah perasaan pertama yang tak pernah ia minta. Cinta itu tumbuh diam-diam, disamarkan sebagai rasa hormat, disembunyikan di balik kata kakak. Gaotu belajar menahan diri, berpura-pura biasa, dan mengubur perasaan yang seharusnya tidak ada-karena rumah ini terlalu penting untuk dihancurkan oleh kejujuran. Tahun demi tahun berlalu. Gaotu tumbuh dewasa, tapi rasa itu tetap tinggal. Semakin lama disimpan, semakin berat untuk dipikul sendirian. Ketika jarak usia dan status keluarga tak lagi menjadi alasan, satu pertanyaan mulai menghantui: apakah kejujuran akan membebaskannya-atau justru menghancurkan satu-satunya rumah yang ia miliki? Akankah Gaotu berani mengatakan perasaannya? Dan jika ia jujur... akankah Wenlang menerima kebenaran itu, atau membencinya karena telah melewati batas yang seharusnya tak pernah disentuh?
More details