Empat Frame

Empat Frame

  • WpView
    Leituras 2
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, ago 11, 2025
Empat Frame adalah kisah tentang empat sahabat SMA yang berdiri di ambang perpisahan. Raka, Bayu, Sinta, dan Laras menghabiskan hari-hari terakhir mereka dengan tawa kecil dan diam yang panjang, tanpa sadar menyimpan momen yang kelak terasa jauh lebih berat dari sekadar foto di kamera Sinta. Bagi Raka, perpisahan bukan hanya soal sekolah. Ia menyimpan jarak yang tak pernah terjembatani dengan ayahnya, luka lama yang membuatnya enggan masuk dalam "frame" kebersamaan. Namun, setelah kelulusan, ia menemukan rekaman rahasia dari ketiga sahabatnya. Sebuah potongan waktu yang mengungkap hal-hal yang tak pernah mereka ucapkan di depan wajahnya. Di antara bayangan masa kecil, hujan sore di halaman sekolah, dan empat frame yang tersisa, Raka mulai melihat bahwa kebersamaan tidak selalu harus sempurna untuk berarti.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • Mission
  • Chana's Transmigrasi
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • BACKSTREET
  • REGAN's Crazy Wife
  • Drama di Pintu Kosan
  • Change The Plot (Niel)

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo