Kakusareta ai

Kakusareta ai

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Sep 7, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Setiap sore, Zahya mengamati Arya dari balik pohon rindang, menjadi saksi bisu setiap dribel dan lemparannya yang sempurna. Namun, dunia rahasianya mulai goyah saat ia tak sengaja melihat Arya berlatih musik bersama Bianca, si gadis populer yang sempurna. Di balik melodi indah yang mereka ciptakan, terselip rasa perih yang tak bisa Zahya sembunyikan. Semua berubah ketika Arya menyadari kehadirannya dan menyapa. Sapaan singkat itu tidak hanya membuat jantung Zahya berdebar, tetapi juga mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan: Bianca, yang selalu terlihat manis, menunjukkan ekspresi gelisah, seolah kehadiran Zahya mengganggu keseimbangan dunia mereka. Apakah sapaan itu hanya kebetulan? Atau akankah momen itu menjadi awal dari sesuatu yang lebih besar, membuka tabir rahasia yang tersembunyi di balik senyum sempurna para bintang sekolah?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Siap-siap Jadi Ibu
  • The Last Yes!
  • Night Calls
  • (Not) BELONG TO YOU
  • Under The Authority Of Senopati
  • Sweetly Tied
  • Círculo del Destino
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • Out of Reach (Selesai)
  • DOMINEX | The Crime Lock

Sejak awal pernikahan, Vanila Anggraini sudah menegaskan satu hal: dia memilih childfree. Namun suatu malam, sepulang dari kantor, Vani disuguhi adegan perselingkuhan suaminya, Riki. Tepat di dapur rumah mereka sendiri. Vani hanya menyapa dingin, lalu mengunci diri di kamar, menangis sepuasnya. Dia patah hati, sekaligus sadar bahwa ego laki-laki untuk memiliki keturunan memang tidak akan pernah bisa dia penuhi. Vani menolak luka dan menjadi seorang workaholic. Di tengah tumpukan pekerjaan yang tiada habisnya itulah ia bertemu dengan Danuarta. Klien duda, anak satu. "Boleh aku panggil Ibu?" Vani sempat tertegun beberapa detik sebelum akhirnya tertawa garing, berusaha mencairkan kekakuannya sendiri. "Hahahaha... boleh, boleh banget, kok." Siapa sangka, tingkah absurd remaja itu justru pelan-pelan membuat keduanya dekat, persis seperti Ibu dan Anak. Tanpa sadar juga menarik Vani semakin jauh ke dalam kehidupan sang duda. Setelah setahun mengenal, Vani kembali mengenakan cincin di jari manisnya, juga resmi memegang peran baru yang paling ia hindari dulu. Menjadi seorang Ibu. 🥇 Metropop 🥈 Duda 🥉 Comedy

More details
WpActionLinkContent Guidelines