TOPENG
  • WpView
    Reads 1,984
  • WpVote
    Votes 124
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 21, 2025
kisah tentang Wirenza yang sering disiksa oleh ayahnya sendiri. Seluruh keluarganya memberi julukan kepadanya, yaitu 'Pembunuh' kecuali sang abang. #jiminjeong #wintop kalau ada kesamaan alur, nama, mohon maap. Di cerita kali ini si winter, ryujin, yuji, seulgi menjadi laki². Dan si karina, yeji, minju, ningning menjadi Perempuan.
All Rights Reserved
#63
wintop
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Etiology of Dissociation || Jayhoon
  • Male lead Antagonist
  • The Butterfly's Mask: ( Jaeyong )
  • Murid Sialan
  • Detektif Kriminal Negara Tahun 1990 (Part 1)
  • Tinggalkan Aku Sendiri, Kakak-kakak! [BL]
  • I Am In Novel?!!
  • Transmigrasi Cepat: Teratai Putih Kembali Populer
  • Sorry Mr. Husband (END)

Sunghoon, seorang psikiater muda berbakat, mendapat tugas khusus dari dokter senior yang juga menjadi mentornya: menangani seorang pasien dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Kasus ini bukan kasus biasa, pasien bernama Jay tersebut memiliki tujuh kepribadian berbeda, masing-masing dengan sifat, emosi, dan cara berpikir yang saling bertolak belakang. Awalnya, Sunghoon menganggap ini sebagai tantangan profesional semata. Namun, seiring sesi terapi berjalan, satu per satu kepribadian Jay mulai muncul, membuka lapisan demi lapisan trauma masa lalu yang selama ini terkubur. Setiap kepribadian membawa potongan cerita yang berbeda. Ada yang protektif, ada yang agresif, ada pula yang rapuh seperti anak kecil. Tanpa disadari, Sunghoon mulai terjerat lebih dalam. Ia menemukan bahwa trauma Jay memiliki keterkaitan dengan masa lalunya sendiri-sebuah benang merah yang seharusnya mustahil ada antara dokter dan pasien. Hubungan profesional perlahan berubah menjadi konflik batin yang rumit, mempertanyakan batas antara empati, tanggung jawab, dan rasa bersalah. Ketika kebenaran akhirnya terungkap, sebuah plot twist besar mengguncang segalanya: hubungan antara Sunghoon dan Jay jauh lebih dekat daripada yang mereka bayangkan. Masa lalu yang terputus kini menuntut jawaban, dan proses penyembuhan tidak lagi hanya tentang Jay, tetapi juga tentang Sunghoon sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines