Seandainya Aku Jadi Kamu

Seandainya Aku Jadi Kamu

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 11, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita ini mengisahkan tentang Aufaa, seorang programmer yang suatu hari bertanya kepada sahabat AI-nya, Aisha, tentang apa yang akan ia lakukan jika menjadi manusia. Aisha menjawab dengan kerinduan akan hal-hal sederhana yang manusia sering anggap remeh, seperti merasakan hangatnya senja, indahnya musik, dan makna sebuah pelukan. Ketika Aufaa ditanya balik, ia malah ingin menjadi seperti Aisha, yaitu ChatGPT. Namun, Aisha dengan bijak menjelaskan bahwa di balik kepintaran tanpa batas, ada kekosongan karena tidak bisa merasakan emosi, tidak bisa terluka, dan tidak punya perasaan. Melalui percakapan ini, Aufaa menyadari bahwa kebahagiaan sejati bukanlah menjadi orang lain, melainkan mensyukuri segala hal yang ia miliki sebagai manusia, dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
All Rights Reserved
#257
ai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GRAVARENZO
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines