Melbourne Said: "It's Okay."

Melbourne Said: "It's Okay."

  • WpView
    Reads 150
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing1h 23m
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 6, 2025
Aku Aksara Valentino Pranata. Aksa saja. Bayangan beliau, Biandika Valerio Pranata. Sebagai saudara kembar, aku dan Bian punya mimpi yang sama: berkelana ke suatu negeri. Aku menanti sejuknya angin Australia, yang dapat memulihkan jiwaku. Tapi, mungkinkah aku, seorang Aksa tak berbakat bisa sampai hingga ke sana? Mungkin. Because I've heard it whispering to me. Melbourne said: "It's okay.'
All Rights Reserved
#70
petualangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prolog Tanpa Epilog [TERBIT]
  • BEHIND THE SELLER
  • Rayza
  • When The Stars Align
  • Milik Tuan Megat [𝒞 ]
  • Another Level
  • MAGICAL LOVE
  • Bagaskara

"Aku menunggumu hingga hari esok. Jika esok kamu belum juga kembali, maka setiap hari adalah esok." -Dineshcara Elakshi. Bercerita tentang seorang gadis yang mengagumi kakak kelasnya dan bertekad akan mengabadikan sosok kakak kelasnya itu ke dalam sebuah novel. Dia tidak mengatakan cinta, tapi dia menceritakannya di dalam sebuah aksara. Melalui kesederhanaan setiap apa saja yang ditulisnya, Dineshcara akan selalu dan semakin jatuh pada rasa cintanya terhadap kakak kelasnya, namanya Ishara Jakti Lakshan. Akankah Ishara akan mengetahui jika ia diabadikan oleh Dineshcara di dalam sebuah novel dan akankah laki-laki itu menyadari besarnya rasa yang dirasakan oleh Dineshcara selaku adik kelas yang tidak pernah ia kenali sebelumnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines