Pertemuan di Masjid

Pertemuan di Masjid

  • WpView
    Reads 181
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 12, 2025
"Dulu, dia bocah paling nakal di kelas. Suka menyembunyikan pensilku, mencoret bukuku, dan membuatku-si gadis pendiam dan pemalu-jadi sasaran jahilnya. Aku pikir, dia akan tumbuh jadi orang yang sama saja. Tapi waktu berkata lain. Bertahun-tahun kemudian, aku bertemu lagi dengannya... bukan sebagai bocah usil, melainkan seorang santri bernama Zahir, dengan senyum teduh dan tutur kata yang menenangkan. Meski begitu, di matanya, masih ada sinar nakal yang dulu membuatku kesal... dan kini, entah kenapa, membuatku sulit berhenti menatapnya." """""""""""""""""""""
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • Stealing My Husband
  • Unexpectedly Yours
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • MOTHER
  • Dua Langit Berbeda
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • ATMA FATAMORGANA
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • My Step Mom?

🌴🎀 "Di rumah yang asing, mereka belajar bahwa jarak bisa menyusut hanya dengan satu kalimat: Jangan terlalu jauh." "Kadang cinta tidak datang sebagai dentuman... tapi sebagai langkah kecil yang hampir tidak terdengar."

More details
WpActionLinkContent Guidelines