BAYLYA (TAMAT)

BAYLYA (TAMAT)

  • WpView
    Reads 287
  • WpVote
    Votes 81
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 29, 2025
Dalam bahasa Sansekerta, Baylya artinya "Masa Kecil". Baylya adalah masa yang tidak benar-benar berhenti. Karena disanalah semua segala rasa hadir dalam hidup untuk pertama kalinya. Baylya tidak pernah pergi sampai kita dewasa, dia akan sesekali datang ke ingatan untuk sekedar membuat kita mengenangnya. Dan ya, disinilah seorang Tara Ayudhia Satmika berada. Tak pernah berhenti mengenang teman masa kecilnya yang sudah tujuh tahun pergi tanpa kata perpisahan yang berarti. Suatu hari datang seorang laki-laki yang berhasil mengusik ketenangannya, namanya Arkaprana Adimantara, lelaki misterius yang tiba-tiba saja datang dan membuat Tara penasaran. Satu persatu kebenaran bermunculan setelah Arka datang. Apakah Tara akan menemukan teman masa kecilnya? Atau mungkin, Tara akan melupakannya dan beralih mencintai lelaki lain? "Baylya, aku ingin seseorang hadir disisiku. Sebagaimana dulu dia ada bersamaku."
All Rights Reserved
#97
teorikatapublishing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain
  • EVANESCENT
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines