BAYLYA (TAMAT)

BAYLYA (TAMAT)

  • WpView
    Reads 326
  • WpVote
    Votes 81
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 29, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Dalam bahasa Sansekerta, Baylya artinya "Masa Kecil". Baylya adalah masa yang tidak benar-benar berhenti. Karena disanalah semua segala rasa hadir dalam hidup untuk pertama kalinya. Baylya tidak pernah pergi sampai kita dewasa, dia akan sesekali datang ke ingatan untuk sekedar membuat kita mengenangnya. Dan ya, disinilah seorang Tara Ayudhia Satmika berada. Tak pernah berhenti mengenang teman masa kecilnya yang sudah tujuh tahun pergi tanpa kata perpisahan yang berarti. Suatu hari datang seorang laki-laki yang berhasil mengusik ketenangannya, namanya Arkaprana Adimantara, lelaki misterius yang tiba-tiba saja datang dan membuat Tara penasaran. Satu persatu kebenaran bermunculan setelah Arka datang. Apakah Tara akan menemukan teman masa kecilnya? Atau mungkin, Tara akan melupakannya dan beralih mencintai lelaki lain? "Baylya, aku ingin seseorang hadir disisiku. Sebagaimana dulu dia ada bersamaku."
All Rights Reserved
#42
spektakuler
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines